Jakarta-bpti.uhamka.ac.id — Pada zaman yang serba cepat dan menuntut mobilitas tinggi, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA atau disingkat UHAMKA terus berbenah.  Pembenahan itu dalam hal pelayanan IT, dengan cara meningkatkan kualitas sumber daya manusia, infrastruktur serta aplikasi sistem informasi.

Pada sebuah rapat koordinasi pada Kamis (16/1/2020), Dr. Zamah Sari, M.Ag selaku Wakil Rektor II UHAMKA mengungkapkan, UHAMKA terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan. Peningkatan kualitas pelayanan itu, diterapkan dengan terus mengintegrasikan IT.

Komitmen UHAMKA terhadap hal tersebut, ditunjukkan UHAMKA dengan menyiapkan infrastruktur IT terbaru. Infrastruktur itu, berupa perangkat accesspoint (Wifi) sebanyak 256 unit. Akses wifi tersebut tersebar di Gedung Kampus UHAMKA, yang tersebar di 8 area.

Menurut Nuroji, Kepala Bagian Jaringan dan Server BPTI (Badan Pengembangan Teknologi Informasi) UHAMKA, Kampus ini memiliki kuota internet terbesar kampus di Jakarta dengan bandwidth 2GB. Besar bandwidth tersebut  yaitu rasio per-mahasiswa 4x lebih cepat dari standar yang ditetapkan DIKTI. Standar DIKTI hanya 15kbs.

Disamping itu juga, kabar baik dari Bahar Sobari, Kepala Bagian Website dan Multimedia BPTI, per tanggal berdasarkan hasil penilaian webometrics per-29 Januari 2020 UHAMKA telah  menaik yang sebelumnya 6 bulan sebelumnya (29 Agustus 2019) UHAMKA diperingkat 168 menjadi 111 tingkat nasional (naik 57 peringkat).

“Semua hal yang menjadi komitmen UHAMKA dalam peningkatan kualitas pelayanan IT, adalah bentuk bukti UHAMKA akan terus mengikuti perkembangan zaman dan menjadi pionir perubahan,” ujar Bahar.

Rektor UHAMKA Prof. Dr. H. Gunawan Suryoputro, M.Hum mengungkapkan rasa senangnya. “Alhamdulillah, UHAMKA menaik 57 peringkat dari sebelumnya. Kalau bisa penilaian berikutnya, 6 bulan dari sekarang, website UHAMKA sebagai “wajah” di dunia maya, bisa naik jadi 100 besar nasional atau bahkan 50 besar nasional,” ujarnya.

Leave a Reply