Bagi yang berkuliah dan berkecimpung pada dunia IT, terkadang kita tertukar antara Blackbox Testing dan Whitebox Testing.

Pada penjelasannya, Blackbox Testing adalah uji coba fungsionalitas sebuah aplikasi atau program yang sedang dikembangkan. Sementara Whitebox Testing adalah metode uji coba struktur internal, seperti pengujian pada code aplikasi.

Adapun tujuan dari kedua pengujian memiliki perbedaan, seperti pada Blackbox Testing yaitu untuk menguji fungsionalitas program yang dikembangkan apakah sudah sesuai dengan ketentuan yang dibuat atau belum. Fokus utamanya yaitu pada perspektif end-user aplkasi nantinya. Blackbox Testing juga dilakukan setelah Whitebox Testing selesai dilakukan.

Dan untuk Whitebox Testing, bertujuan untuk melihat apakah struktur pada aplikasi tersebut sudah sesuai dengan ketentuan atau belum. Whitebox Testing terkadang berjalan lebih lama untuk memastikan semua komponen pada tempat yang seharusnya dan berjalan dengan baik. Pengujian ini juga dilakukan beriringan dengan tahap pengembangan perangkat lunak.

Pada kesimpulannya, Blackbox Testing dilakukan pada fungsional perangkat lunak dan Whitebox Testing dilakukan pada struktural perangkat lunak. (YR)

Sumber:
Glints
Dicoding

Deneme Bonusu