Salah satu bahasa pemrograman yang populer untuk digunakan dalam web development adalah PHP. PHP merupakan bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat platform CMS paling populer di dunia yaitu WordPress. PHP sendiri bahasa pemrograman back-end atau digunakan untuk pengembangan pada sisi server (server-side). Salah satu framework PHP yang sangat populer adalah Laravel.

Apa itu PHP Framework ?

PHP framework adalah platform yang digunakan sebagai kerangka kerja untuk membangun aplikasi web berbasis PHP. PHP framework berisi kumpulan library dari kode yang sering digunakan, yang bisa membantu para developer untuk dapat membuat aplikasi web lebih cepat.

Apa itu Laravel ?

Laravel merupakan framework PHP yang open-source dan berisi banyak modul dasar untuk mengoptimalkan kinerja PHP dalam pengembangan aplikasi web, apalagi PHP adalah bahasa pemrograman yang dinamis dan Laravel disini bisa bertindak untuk membuat web development lebih cepat, lebih aman, dan lebih simpel.

Laravel telah tumbuh pesat dan semakin besar dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini juga ditunjukan dengan semakin besarnya minat developer untuk menggunakan framework Laravel karena dapat menyederhanakan pengembangan aplikasi.

Laravel diluncurkan pada tanggal 9 Juni 2011 oleh Taylor Otwell. Awalnya tujuan dari Laravel adalah sebagai alternatif dari Codelgniter. Taylor Otwell melihat bahwa framework PHP lainnya yaitu Codelgniter belum menyediakan fitur tertentu seperti dukungan bawaan untuk otentikasi dan otorisasi pengguna. Sejak saat itu Laravel sudah mengeluarkan berbagai pembaruan dan penambahan fitur. Saat ini laravel sudah sampai ke versi 9 dengan berbagai fitur unggulan.

Laravel sendiri bekerja di sisi back-end atau istilahnya server-side. Selain powerful, Laravel juga mudah untuk dimengerti Dengan mengikuti pola arsitektur model-view-controller (MVC) Laravel bisa mempercepat proses pembuatan aplikasi web. Pada arsitektur MVC, development bisa dilakukan dengan lebih cepat karena developer bisa fokus ke salah satu bagian saja seperti model (bagian yang mengelola database), view (bagian yang mengelola tampilan kepada user), dan bagian controller (bagian yang menghubungkan model dan view jika seandainya ada permintaan dari user).

Framework Laravel memiliki fitur yang kaya karena merupakan gabungan fitur dasar beberapa framework PHP populer seperti CodeIgniter, Yii, dan Ruby on Rails.  Dan proses pengembangan aplikasi web lebih efektif dan efisien, selain itu Laravel juga lebih aman dari berbagai jenis ancaman siber.

 Kelebihan Laravel :

  • Mempercepat waktu pengembangan aplikasi karena Laravel menggunakan komponen dari framework yang lain dan built-in libraries dalam mengembangkan aplikasi web.
  • Mempermudah pengelolaan resource karena menggunakan namespace dan interface.
  • Performa aplikasi yang lebih baik. Laravel sudah melewati tes kualitas dan kecepatan sehingga aplikasi yang dibangun dengan Laravel bisa memiliki performa yang lebih cepat.
  • Aplikasi yang dibangun dengan Laravel lebih aman secara bawaan. Aplikasi bisa lebih aman dari CSRF, script dan SQL injection. Laravel juga hadir dengan beberapa pengukuran keamanan dengan menerapkan OWASP security principles.
  • Lebih sedikit kode. Dengan menggunakan framework Laravel kamu bisa lebih sedikit menggunakan kode original dengan menggunakan fungsi built-in dari Laravel.
  • Dukungan komunitas yang luas. Saat ini terdapat komunitas Laravel yang besar sehingga menyebabkan semua masalah yang mungkin akan kamu hadapi bisa mendapatkan resolusi yang tepat.

Fitur Laravel :

  • Eloquent ORM

Object-relational mapper (ORM) untuk Laravel disebut Eloquent. Eloquent adalah salah satu fitur terbaik Laravel karena memungkinkan interaksi tanpa batas kepada model data dan database pilihan. Dengan Eloquent, Laravel mengabstraksi setiap rintangan yang melibatkan interaksi dan menulis query SQL yang kompleks untuk mengakses data dari database.

  • Artisan CLI

Artisan CLI merupakan command line interface dari Laravel. Dengan menggunakan Artisan bisa mengubah ataupun memodifikasi bagian-bagian dari Laravel tanpa perlu membuka direktori yang ingin dimodifikasi.

  • MVC Architecture

arsitektur MVC yang menyebabkan framework ini mudah beradaptasi karena mengikuti pola pengembangan aplikasi web yang biasa digunakan. MVC sendiri banyak digunakan oleh berbagai framework seperti AdonisJS dari JavaScript dan ASP.NET MVC dari C#.

  • Paginasi Otomatis

Paginasi adalah fitur Laravel yang digunakan untuk membatasi tampilan data agar tidak terlalu panjang dan lebih rapi. Nantinya pada laman web akan bisa dibagi menjadi beberapa halaman. Laravel akan secara otomatis membuat paginasi dengan fitur built-in yang sudah langsung didapatkan ketika menggunakan Laravel. [AS]

Sumber:

Biznetgio

Linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Deneme Bonusu