
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, peran Data Analyst dan Data Scientist menjadi semakin penting dalam berbagai sektor industri. Perusahaan kini mulai beralih dari pengambilan keputusan berbasis intuisi menuju pendekatan berbasis data (data-driven decision making).
Menurut laporan dari McKinsey & Company, organisasi yang memanfaatkan data secara optimal memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan efisiensi operasional dan memenangkan persaingan bisnis. Hal ini membuat kebutuhan akan tenaga profesional di bidang data terus meningkat.
Data Analyst berperan dalam mengolah dan menganalisis data untuk menghasilkan insight yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan sehari-hari. Mereka biasanya menggunakan tools seperti Excel, SQL, serta platform visualisasi seperti Tableau dan Power BI untuk menyajikan data secara informatif.
Sementara itu, Data Scientist memiliki tanggung jawab yang lebih kompleks. Selain menganalisis data, mereka juga membangun model prediktif menggunakan machine learning dan algoritma statistik. Tujuannya adalah untuk memprediksi tren di masa depan, seperti perilaku pelanggan dan peluang pasar.
Laporan dari IBM dalam studi The Quant Crunch menunjukkan bahwa permintaan terhadap profesi Data Scientist dan Data Analyst terus meningkat secara signifikan seiring dengan pertumbuhan data global. Fenomena ini juga didukung oleh meningkatnya penggunaan teknologi big data di berbagai industri.
Selain itu, LinkedIn melalui laporan Jobs on the Rise beberapa tahun terakhir secara konsisten menempatkan profesi Data Analyst dan Data Scientist sebagai salah satu pekerjaan dengan pertumbuhan tercepat di dunia.
Namun, untuk menekuni profesi ini dibutuhkan keterampilan yang tidak sederhana. Selain kemampuan teknis seperti pemrograman dan statistik, individu juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, problem solving, serta komunikasi yang baik untuk menyampaikan hasil analisis kepada pihak non-teknis.
Di Indonesia, minat terhadap bidang data juga terus meningkat, terutama di kalangan mahasiswa dan fresh graduate. Banyak yang mulai mengikuti pelatihan dan bootcamp untuk mempersiapkan diri menghadapi kebutuhan industri yang semakin kompetitif.
Dengan prospek karier yang menjanjikan dan kebutuhan industri yang terus berkembang, profesi Data Analyst dan Data Scientist diprediksi akan tetap menjadi salah satu pekerjaan paling diminati di masa depan, sebagaimana juga ditegaskan dalam laporan Future of Jobs oleh World Economic Forum.
Sumber :
McKinsey & Company. (2016). The Age of Analytics: Competing in a Data-Driven World.
IBM. (2017). The Quant Crunch: How the Demand for Data Science Skills is Disrupting the Job Market.
LinkedIn. (2020). Jobs on the Rise Report.
World Economic Forum. (2020). The Future of Jobs Report.
Sumber gambar : gemini
