ChatGPT adalah sebuah program pesan atau chatbot yang dijawab oleh bot. Cara kerja ChatGPT menggunakan algoritma dan machine learning untuk membuat pengguna merasa seperti berkomunikasi dengan orang sungguhan. Pengembangan awal model ini melibatkan pelatih AI manusia, menggunakan metode percakapan dengan pengembangan di kedua sisi yaitu pengguna dan asisten AI.

Kemampuan ChatGPT dalam memproses bahasa manusia secara alami memang sangat mengesankan. Namun, seperti teknologi lainnya, ChatGPT juga memiliki batasannya sendiri.

Contohnya ChatGPT kurang dapat diandalkan dalam konteks tertentu yang membutuhkan keakuratan tinggi seperti diagnosis medis atau keputusan bisnis penting. Hal ini karena ChatGPT hanya memiliki pengetahuan yang didapat dari data yang diolah selama pelatihan, sehingga tidak memiliki pengalaman nyata atau pemahaman intuisi tentang kehidupan sehari-hari seperti manusia. 

ChatGPT dinilai menjadi saingan terberat mesin pencari nomor 1 saat ini google, dan itu memang tidak sepenuhnya salah. Hanya saja masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan, yaitu:

  1. Tidak Memiliki Pengetahuan & Pengalaman Nyata

ChatGPT hanya memiliki pengetahuan yang didapat dari data yang diolah selama pelatihan. Karena itu, ChatGPT tidak memiliki pengalaman nyata atau pemahaman intuisi tentang kehidupan sehari-hari seperti manusia.

  1. Tidak Memiliki Emosi

ChatGPT tidak memiliki emosi seperti manusia. Oleh karena itu, ia tidak dapat memahami atau merespons emosi yang ditunjukkan oleh pengguna.

  1. Kurangnya Privasi

Karena ChatGPT memproses data input dari pengguna, hal ini memungkinkan ChatGPT untuk mengumpulkan informasi pribadi dari pengguna yang dapat menimbulkan masalah privasi.

  1. Tidak Selalu Cocok Dengan Percakapan Informal

Karena ChatGPT dirancang untuk berbicara dengan bahasa formal, ia mungkin tidak selalu cocok untuk percakapan informal yang lebih santai atau percakapan dengan dialek dan bahasa daerah/lokal yang lebih khusus.

Meskipun demikian, kelemahan-kelemahan ini tidak dapat mengurangi fakta bahwa ChatGPT masih merupakan terobosan penting dalam bidang kecerdasan buatan, dan mungkin dapat memberikan manfaat yang besar bagi banyak sektor dalam jangka panjang. Namun, para pengguna harus menyadari batasan dan kelemahan ChatGPT untuk memaksimalkan penggunaannya secara efektif. [DAP]

Referensi: Codepolitan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Deneme Bonusu